Ketua Komisi IV Serap Aspirasi Warga Ternate- Halbar



Kegiatan Reses Ketua Komisi IV Muhajirin Bailusi di Ternate

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, menutup rangkaian reses masa sidang kedua tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Barat dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan kebutuhan dasar warga.

Dalam reses yang berlangsung di Kecamatan Jailolo Selatan dan Kecamatan Ibu, Muhajirin menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan ruang penting untuk mendengar langsung persoalan masyarakat tanpa sekat dan tanpa perantara.

“Wakil rakyat harus hadir mendengar langsung persoalan masyarakat, lalu memperjuangkannya dalam kebijakan dan program pembangunan,” ujar Muhajirin, Rabu (20/5/2026).

Ap Muhajirin mengatakan, seluruh rangkaian reses masa sidang kedua tahun 2026 telah dituntaskan dengan total delapan titik kunjungan di Kota Ternate dan Halmahera Barat. Dua desa di Halbar, yakni Desa Hijrah di Jailolo Selatan dan Gam Ici di Kecamatan Ibu, menjadi titik terakhir pelaksanaan reses.

“Alhamdulillah, seluruh agenda telah kami tuntaskan. Dua desa di Halbar menjadi titik terakhir,” katanya.

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah aspirasi disampaikan warga, terutama menyangkut fasilitas pendidikan, infrastruktur pertanian, hingga kesejahteraan perangkat desa.

Warga mengeluhkan kondisi fasilitas pendidikan tingkat SMA yang dinilai belum memadai, khususnya di SMA 5 dan SMA 6 Halmahera Barat. Beberapa fasilitas seperti laboratorium komputer, ruang kelas rusak, hingga kebutuhan air bersih di SMA 5 menjadi perhatian masyarakat.

Selain itu, warga juga meminta perhatian pemerintah terhadap fasilitas pertanian, penyediaan air bersih, serta pembangunan infrastruktur jalan tani yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Aspirasi lainnya terkait pembangunan jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Sahu, serta tunjangan perangkat desa yang disebut belum direalisasikan selama enam bulan terakhir.

Muhajirin mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat selama reses berlangsung. Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan besarnya harapan publik terhadap pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Tak hanya tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, para tokoh perempuan, pelaku UMKM, hingga pihak sekolah juga aktif menyampaikan usulan dan kebutuhan yang selama ini belum tersentuh maksimal oleh pemerintah.

“Seluruh aspirasi yang masuk tidak akan berhenti sebagai catatan seremonial semata, tetapi akan diperjuangkan sesuai kewenangan lembaga,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh usulan masyarakat nantinya akan dipilah berdasarkan kewenangan pemerintah kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar dapat diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Muhajirin berharap hasil reses tersebut dapat menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran, merata, dan menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat bawah.



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin